Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 September 2017

Celoteh KKN #02



Ada yang mengawalinya dengan kisah bahagia. Tapi ada pula yang harus mengawalinya dengan kisah haru penuh kesedihan. Realitanya tidak semua orang mampu mencerna setiap peristiwa yang terjadi dengan baik dan cermat. Terkadang beberapa orang hanya menerimanya secara sekilas setelah itu ia abaikan begitu saja.

Sikap kepekaan sosial memang perlu dipupuk sejak dini. Agar nantinya ketika hidup di masyarakat kita jadi tahu dan paham tentang keadaan orang-orang yang ada disekitar kita. Dan melalui kegiatan KKN inilah salah satu sarananya. Menjadi generasi muda yang peka terhadap kondisi sekitar. Tanggap terhadap suatu permasalahan dan segera memberikan solusinya.

Kegiatan KKN memang berasal dari Institusi tertentu. Dan itu biasanya sudah masuk dalam agenda tahunan kampus. Menjadi progam yang utama bagi setiap mahasiswanya agar nantinya dapat mengembangkan kemampuan individualnya. Maka tak heran ketika kegiatan KKN menjelang hingga progam tersebut dilaksanakan, masing-masing kelompok mahasiswa akan menciptakan berbagai progam kerja yang nantinya bisa direalisasikan di masyarakat. Utamanya progam kerja yang secara jangka panjang memiliki prospek yang bagus. Tentu hal tersebut dapat menjadi nilai plus bagi kelompok maupun individunya. Sebab ketika nanti kegiatan KKN telah usai, maka ada progam kerja yang sudah terlaksana dan masih bisa dijalankan seterusnya.

Usainya kegiatan KKN bukan berarti usai pula bentuk pengabdian kita terhadap masyarakat. Sebab arena yang sesungguhnya adalah ketika nanti kita sudah melepas gelar mahasiswa dan benar-benar terjun didalam masyarakat luas. Tak hanya lingkup desa seperti ditempat tinggal kita masing-masing. Atau lingkup kota yang selama ini menjadi tujuan kita bermain. Melainkan masyarakat dengan segala karakternya yang beragam. Ruang lingkup yang lebih luas dan tentunya dengan masalah yang lebih kompleks lagi. Disitulah peran kita sebagai seorang Sarjana diperlukan. Seorang akademisi yang tentunya memiliki kemampuan dan pengetahuan lebih, dituntut untuk bisa membaur dengan masyarakat sekitar. Ikut ambil bagian dalam menyelesaikan setiap persoalan. Dan melatih diri untuk memahami sifat dan karakter satu sama lain.

Kegiatan KKN tak perlu dijadikan beban yang sangat berarti. Sebab pada akhirnya, itu semua kembali ke diri kita masing-masing. Mengenali masyarakat dari sisi lain dan lebih dekat memang sesekali perlu dilakukan. Memandang dengan cara pandang yang berbeda pun dibutuhkan. Agar kita mampu menjadi insan yang peka terhadap lingkungan sekitar. Cepat tanggap pada setiap permasalahan sosial. Sehingga dapat segera ditemukan solusi atau penyelesaian masalahnya.

Karena hidup bermasyarakat itu perlu. Selamanya kita tak akan bisa hidup sendiri. Untuk itulah melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat diambil pembelajaran bahwa dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan, masing-masing dari kita harus dan atau sebisa mungkin ikut ambil bagian. Berperan sesuai dengan kemampuannya. Menurunkan ego tiap-tiap individu demi tercapainya suatu hal yang sudah menjadi tujuan, baik kelompok maupun individu.

Kamis, 22 Juni 2017

CELOTEH KKN


Apa sih yang mau diharapkan dari mahasiswa jelang tingkat akhir?
Segera mengajukan judul? Nyusun proposal skripsi? Sidang akhir dan akhirnya wisuda?
Hahaha semua mahasiswa pun pasti inginnya seperti itu. Namun untuk sampai dititik itu harus ada banyak hal yang dilewati. Seperti yang sedang dialami oleh para mahasiswa semester enam tingkat S1 ini.

Jelang akhir semester harusnya bahagia dong ya karena sebentar lagi bakalan disambut dengan libur panjang setelah enam bulan berkutat dengan tugas-tugas kuliah. Tapi tidak untuk mahasiswa semester enam. Untuk tingkat D3 mungkin sudah disibukkan dengan sidang KTI. Tapi untuk tingkat S1 masih harus menjalani sesi berpetualang terlebih dahulu. Apa itu? Yaitu adalah KKN.

Hohoho denger namanya disebut aja udah pada belingsatan. Panik. Cemas. Takut. Ada juga yang seneng karena bakalan dapat pengalaman dan ilmu baru serta jaringan teman yang semakin meluas. Kuliah Kerja Nyata atau biasa disebut dengan KKN merupakan salah satu kegiatan yang dirancang sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekitar. Biasanya sasarannya adalah daerah-daerah yang membutuhkan bantuan untuk mewujudkan atau memberikan solusi atas permasalahan yang ada disana.

Seperti yang terjadi di kampus saya sekarang ini. Suasana gaduh karena efek KKN sudah terasa saat informasi mengenai pembukaan pendaftaran peserta KKN dibuka. Surat edaran beserta informasi lainnya terpampang jelas di kaca akademik setiap fakultas. Ada pula yang ditempel asal-asalan di papan pengumuman fakultas. Semua itu dilakukan oleh pihak kampus agar para mahasiswanya bersiap untuk menerima tugas selanjutnya, yaitu pengabdian.

Para mahasiswa dari semua fakultas yang awalnya nggak ngeh kalau ada informasi seputar KKN mendadak jadi antusias waktu mengetahui informasi tersebut dari profil picture yang sengaja di upload ke sosial media oleh sebagian mahasiswa lain. Banyak yang mengeluh tapi tak sedikit pula yang antusias. Alasannya biar segera kelar kuliahnya. Udah capek kayaknya menyandang gelar sebagai mahasiswa. Wkwkwkwk

Apalagi soal pemilihan lokasi KKN yang langsung ditentukan oleh pihak kampus. Ini nih yang bikin penasaran banyak mahasiswa. Bisanya cuma menduga-duga dan berharap supaya dapat kelompok sekaligus lokasi yang nyaman dan bisa menyatu dengan mereka. Pengecualian bagi sebagian mahasiswa yang memilih untuk melakukan KKN Mandiri.

Mereka akan membentuk kelompok sendiri, menentukan dimana lokasi yang akan menjadi objek KKN, dan menentukan siapa dosen yang akan menjadi pembimbing lapangan mereka nantinya. Agak ribet sih dibanding dengan KKN Reguler yang emang udah langsung difasilitasi dari kampus tanpa harus mikir ini-itu. Tapi mungkin bagi sebagian mahasiswa yang melakukan KKN Mandiri, itu adalah suatu kepuasan tersendiri. Selain menghadirkan tantangan yang berbeda juga menambah pengalaman yang unik dan menyenangkan.

Jadi gimana? Udah terbayang belum gimana kegiatan KKN nanti pas udah berjalan? Kalau saya sih nggak perlu dibayangin ya! Karena terkadang apa yang dibayangan kita, itu akan berbeda dengan realitanya. Bukan dibayangin, tapi dijalanin. Enjoy aja lah dengan kegiatan KKN ini. Siapa tahu dari kegiatan ini akan semakin menyadarkan kita bahwa peran pemuda itu sangat diperlukan demi keberlangsungan bangsa dan negara ini. Khususnya nanti di masa depan.

Sebab bentuk pengabdian itu ada banyak. Mungkin untuk sementara ini bisa melalui kegiatan KKN ini. Tak ada salahnya bukan membagi ilmu yang sudah kita dapatkan selama kurun waktu yang cukup lama dengan mereka yang membutuhkan dan bisa jadi hal tersebut dapat menjadi amalan kita diakhirat nanti. Siapa tahu dengan kita membagi ilmu akan memberikan perubahan bagi mereka nantinya.

Kartasura, 22 Juni 2017 / 27 Ramadhan 1438 H
Created by Dewi Suniyah
#celotehKKN
#roadtoKKN2017
#IAINSurakarta